AGUNG POST NEWS

18 April 2026

Bupati Panca Gelar Safari Ramadan di Masjid Mulkan Muhtar Muara Kuang Ogan Ilir

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar melaksanakan Safari Ramadan 1447 H di Masjid Mulkan Muhtar, Muara Kuang.

Panca beserta jajaran dan unsur Forkopimda tiba di Muara Kuang pada Kamis (5/3/2026) petang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama di kediaman tokoh masyarakat Muara Kuang H. Edison Mulkan.

Dalam sambutannya, Panca menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Muara Kuang atas terselenggaranya kegiatan Safari Ramadan yang menjadi sarana mempererat silaturahim antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Muara Kuang yang telah menyambut dengan baik kegiatan Safari Ramadhan ini,” ucap Panca melalui keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).

“Semoga kegiatan ini terus berlanjut sebagai wadah silaturahim antara pemerintah dan masyarakat,” imbuhnya.

Bupati Ogan Ilir juga menyampaikan berbagai program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Salah satunya terkait penguatan ketahanan pangan nasional.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program tersebut,” ucap Panca.

Pada kesempatan tersebut, Panca mewakili Pemkab Ogan Ilir menyerahkan bantuan berupa beras 500 kilogram.

Kemudian uang tunai jutaan rupiah, pendingin udara (AC) 10 unit dan jam digital.

“Kegiatan safari Ramadan akan terus dilaksanakan selama Ramadan di beberapa wilayah di Ogan Ilir,” kata Panca.

Pemkab Ogan Ilir Siapkan Penanggulangan Bencana Asap Akibat Karhutla, Kedepankan Upaya Pencegahan

Pemkab Ogan Ilir bersama seluruh stakeholder terkait menggelar rapat koordinasi (rakor).

Rapat tersebut sebagai upaya memperkuat sinergitas dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menekankan bahwa penanganan bencana asap tidak dapat dilakukan secara parsial.

Melainkan membutuhkan kerjasama yang solid dari seluruh pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan.

“Kita harus mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” kata Panca di kantor Bupati Ogan Ilir, Kamis (16/4/2026).

Selain itu, penanggulangan di lapangan harus dilakukan secara cepat dan terpadu agar api tidak meluas dan asap dapat diminimalisir.

Panca menyoroti bencana asap akibat karhutla dapat mengganggu berbagai sektor.

Mulai dari kesehatan akibat gangguan pernapasan, terganggunya aktivitas transportasi karena jarak pandang terbatas.

“Hingga potensi kerugian ekonomi seperti gagal panen dan distribusi bahan pokok,” ujar Panca.

Dalam rapat tersebut, BMKG menyampaikan bahwa wilayah Sumatera Selatan diprediksi akan memasuki musim kemarau mulai Mei hingga Juni 2026.

Dengan puncak kemarau terjadi pada Juli hingga Agustus.

Kondisi ini meningkatkan potensi terjadinya karhutla yang berdampak pada munculnya bencana asap.

Ada beberapa langkah penanggulangan yang disepakati dalam rakor.

Yakni mengedepankan upaya preventif melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Mengoptimalkan patroli terpadu di wilayah rawan hotspot secara rutin.

Membentuk dan mengaktifkan posko siaga karhutla di tingkat kecamatan dan desa.

Melibatkan perusahaan dalam penyediaan sarana prasarana serta tim penanggulangan.

Melakukan pemadaman dini secara cepat, termasuk koordinasi untuk bantuan pemadaman melalui udara apabila diperlukan.

“Melaksanakan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. Ini tupoksi Polri,” jelas Panca.

Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah dan menanggulangi bencana asap akibat karhutla di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

“Sehingga dampaknya dapat diminimalisir secara maksimal,” tutup Panca.

Bupati Panca Dukung Program BELIDA di Ogan Ilir, Inisiatif dari Polda Sumsel

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mendukung pelaksanaan program Bersih Lingkungan dan Asri atau BELIDA.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Terminal Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, pada Sabtu (28/2/2026) petang pukul 16.30.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Shandi Nugroho. Kegiatan diawali dengan menambal jalan di seputaran Terminal Timbangan.

Kemarin secara simbolis kami mengaplikasikan material ke lubang jalan yang ada di Jalinsum Indralaya-Prabumulih. Selanjutnya nanti pengerjaan akan dituntaskan oleh BPJN dan targetnya seluruh perbaikan rampung paling lambat H-10 Lebaran Idul Fitri mendatang,” kata Panca melalui keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026).

Dilanjutkannya, program BELIDA merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan gerakan Indonesia ASRI.

Di mana seluruh unsur Forkopimda bahu-membahu membersihkan dan merapikan lingkungan.

Tujuannya mengurangi volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan mengajak masyarakat mengurangi sampah dari sumbernya, memakai ulang barang dan mendaur ulang limbah.

Bupati Ogan ilir Soroti Warga Yang Lindungi Pengedar Saat Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Ogan Ilir Didominasi Narkotika

Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir memusnahkan barang bukti dari berbagai perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), Rabu (16/4/2026).

Kegiatan yang digelar di halaman kantor Kejari Ogan Ilir ini didominasi oleh barang bukti kasus narkotika.

Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar dalam keterangannya, menegaskan pentingnya upaya bersama untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Menurut Panca, salah satu kendala terbesar dalam pemberantasan narkoba adalah masih adanya masyarakat yang justru melindungi oknum pengedar.

Ia menyayangkan kondisi tersebut karena dapat menghambat penegakan hukum serta memperparah penyebaran narkotika.

“Yang sering kita dengar, banyak warga yang justru melindungi oknum pengedar narkoba. Ini menjadi kendala serius,” tegasnya.

Ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat lebih aktif memfasilitasi peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkoba.

Selain itu, Panca juga mengapresiasi kinerja Polres Ogan Ilir yang baru-baru ini berhasil menggagalkan peredaran sabu seberat 4 kilogram yang diduga akan diedarkan ke Kota Palembang. Ia menyebut wilayah Ogan Ilir kerap menjadi jalur transit peredaran narkoba dari luar provinsi.

Sementara itu, Kepala Kejari Ogan Ilir Arief Syafriyanto menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berasal dari periode September 2025 hingga April 2026.

Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil dari perkara narkotika dan tindak pidana umum yang telah diputus pengadilan.

“Pemusnahan ini merupakan pelaksanaan perintah hakim, sekaligus untuk memastikan barang bukti tidak dapat digunakan kembali atau disalahgunakan,” jelas Arief.

Ia mengungkapkan, dari total kasus yang ditangani, terdapat peningkatan persentase perkara narkotika. Pada tahun 2025, kasus narkotika mencapai 61 persen, sementara pada 2026 meningkat menjadi 67 persen.

Wabup Ardani Cek Ketersediaan-Harga Bahan Pokok di Pasar Pagi Indralaya

Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok penting serta memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani turun langsung melakukan pengecekan ke Pasar Indralaya.

Kegiatan ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok bahan pokok sekaligus memantau harga kebutuhan masyarakat agar tetap stabil di pasaran.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan di Pasar Indralaya, diketahui bahwa harga sejumlah bahan pokok masih relatif stabil dan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat juga masih mencukupi.

Dalam kesempatan tersebut, Ardani juga berdialog dengan para pedagang serta masyarakat yang sedang berbelanja.

Para pedagang diimbau agar tidak melakukan penimbunan barang yang dapat menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga di pasar.

Ardani menegaskan, apabila ditemukan adanya indikasi penimbunan barang kebutuhan pokok yang dapat merugikan masyarakat, maka pihak polisi tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas.

“Tentunya tindakan sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku,” kata Ardani yang juga didampingi Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, Jumat kemarin.

Pemerintah daerah bersama pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan.

“Sehingga kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri tetap terpenuhi dengan harga yang wajar,” ucap Ardani.

Momen Idul Fitri 1447 H, Bupati Panca Ajak Masyarakat Ogan Ilir Perkuat Silaturahim dan Persatuan

Bupati Panca Wijaya Akbar mengajak masyarakat Ogan Ilir semakin mempererat silaturahim dan memperkuat persatuan.

Hal itu disampaikan Panca usai salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Agung An Nur, Sabtu (21/3/2026) pagi.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Ogan Ilir. Minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” buka Panca.

Pada kesempatan tersebut, Panca melaksanakan salat Ied bersama seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat umum.

Tak lupa orang nomor satu di Ogan Ilir mengajak istri tercinta, Mikhailia Tikha Alamsjah dan sang buah hati, Ashaline Tsamara Wijaya.

“Untuk seluruh masyarakat Ogan Ilir agar menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang mempererat silaturahim dan memperkuat persatuan,” kata Panca melanjutkan pesannya.

Idul Fitri adalah momentum untuk kembali fitrah, mempererat silaturahim, serta mengimplementasikan nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemudian kita semua harus saling menghormati dalam menyikapi perbedaan yang ada. Dan menjadikannya sebagai bagian dari keberagaman yang membawa keberkahan,” pesan Panca.

28 Maret 2026

IKPM OKI Yogyakarta Audiensi Dengan Bupati, Dorong Dukungan Program hingga Revitalisasi Asrama

Kayuagung, "Ap-News" Online
IKATAN Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Ogan Komering Ilir (IKPM OKI) Yogyakarta melakukan audiensi dengan Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki, SE., MSi., dalam rangka silaturahmi dan diskusi mengenai program kerja organisasi ke depan, pada hari Jum’at (27-3), di Ruang Rapat Bupati. 
Audiensi tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Ir. Man Winardi, M.T., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten OKI Adi Yanto, SPd., MSi., Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten OKI Farlidena Burniat, SE., MM., serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten OKI H. Irawan Sulaiman, S.Sos., M.Si. 

Dalam audiensi tersebut, Ketua IKPM OKI Yogyakarta, M. Rahman Aria Pratama, menyampaikan agenda organisasi selama dua tahun kepengurusan ke depan, yang meliputi pelantikan pengurus sebagai bentuk legalitas organisasi, pelaksanaan seminar dan diskusi yang akan dikolaborasikan dalam kegiatan malam keakraban (makrab), serta penyelenggaraan KabOKI Cup dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten OKI. 


Selain itu, turut dibahas rencana pengelolaan aset tanah milik Pemerintah Kabupaten OKI yang diharapkan dapat dikelola bersama IKPM Sumatera Selatan. Hal ini bertujuan agar IKPM OKI Yogyakarta memiliki sumber pendapatan mandiri guna menunjang keberlangsungan program kerja organisasi. 
Dalam sambutannya, M. Rahman Aria Pratama menyampaikan harapan mahasiswa OKI yang berada di Yogyakarta agar pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun materil, terhadap seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan. Ia juga berharap agar pelantikan kepengurusan dapat dilakukan secara langsung oleh pemerintah daerah sebagai bentuk pengakuan dan legalitas organisasi.
Lebih lanjut M Rahman Aria P menyampaikan terkait kondisi gedung asrama yang saat ini cukup memperihatinkan, 


dari 20 kamar hanya 10 kamar yang layak huni, padahal dengan keberadaan asrama tersebut sangat membantu pelajar dan mahasiswa asal Ogan Komering Ilir, hal ini menjadi dasar agar revitalisasi gedung asrama kaboki dapat di segerakan mengingat asrama kaboki merupakan asrama daerah luar Jawa tertua di Yogyakarta, M Rahman menambahkan, Selain itu terdapat aset Kabupaten Ogan Komering Ilir yang ada di Yogyakarta yaitu Balai Sriwijaya yang selama ini berdiri di atas lahan milik Kabupaten Ogan Komering Ilir tetapi Balai Sriwijaya tersebut di huni dan kelola oleh IKPM Sumatera Selatan dengan kejadian ini aset Kabupaten Ogan Komering Ilir Di kelola oleh Provinsi tanpa melibatkan IKPM Ogan Komering Ilir
Selain itu Dewan Penasehat IKPM OKI Dandi Alfaridzi mengharapkan kepada pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir kedepan agar Balai Sriwijaya dapat di jadikan Asrama Putri Kabupaten Ogan Komering Ilir mengingat menurut informasi bahwa Pemerintah Provinsi sudah memiliki lahan sendiri. 


Menanggapi hal tersebut, Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memiliki solusi terkait permasalahan asrama mahasiswa, yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan dan diharapkan dapat segera terealisasi pada tahun ini melalui program revitalisasi asrama. 
Lebih lanjut, Bupati juga mempersilakan IKPM OKI Yogyakarta untuk menyampaikan proposal kegiatan secara resmi melalui surat, agar pemerintah daerah dapat menindaklanjuti dan memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Terkait rencana pengelolaan aset bersama, Bupati juga mendorong agar segera diajukan secara tertulis sehingga dapat diproses lebih lanjut, dengan harapan IKPM OKI Yogyakarta dapat memiliki sumber pemasukan mandiri di masa mendatang.(ril ikpm oki)

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi