AGUNG POST NEWS

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Foto

Video

18 April 2026

Bupati Panca Pastikan 241 Posbakum di Ogan Ilir Siap Selesaikan Persoalan di Tingkat Desa-Kelurahan

Pemkab Ogan Ilir mengonfirmasi ratusan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) telah disiapkan.

Gunanya Posbakum ialah untuk penanganan perkara di tingkat desa maupun kelurahan.

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menerangkan, layanan hukum gratis tersebut untuk mempermudah khususnya bagi warga kurang mampu yang mengakses keadilan.

“Posbakum untuk membantu penyelesaian permasalahan di tingkat desa maupun kelurahan. Jadi tidak perlu melibatkan APH (Aparat Penegak Hukum),” kata Panca kepada wartawan di Indralaya, Minggu (8/3/2026).

Dilanjutkannya, pembentukan Posbakum berdasarkan pedoman Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) untuk memperkuat akses keadilan.

Secara umum, Posbakum ditargetkan mengurangi beban sengketa di pengadilan dan mendekatkan negara dalam pelayanan hukum.

Terutama untuk kasus dengan kerugian di bawah Rp 2,5 juta atau konflik keluarga.

“Di Ogan Ilir ada 241 Posbakum disediakan di seluruh desa maupun kelurahan,” ujar Panca.

Layanan Posbakum meliputi informasi, konsultasi, mediasi dan pendampingan hukum oleh aparat desa.

Sehingga memperkuat penyelesaian sengketa berbasis keadilan restoratif di tingkat akar rumput.

“Warga terutama yang tidak mampu pastinya mempertimbangkan biaya yang harus dikeluarkan jika harus datang ke Polsek, Polres, Kejaksaan, untuk berurusan perkara. Dengan adanya Posbakum, sekiranya ada masalah kecil dapat diselesaikan di desa. Jadi tidak sampai memenuhi Lapas karena banyak berususan dengan APH,” terang Panca.

Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir Dijadwalkan Salat Ied di Masjid Agung An Nur, Dilanjutkan Open House

Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir dijadwalkan melaksanakan salat Ied di Masjid Agung An-Nur Tanjung Senai, Indralaya.

Agenda tersebut dilaksanakan pada Sabtu (21/3/2026) mendatang atau bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah.

“Pak Bupati dan Pak Wabup besok salat Ied di Masjid Agung An Nur. Sama seperti Idul Fitri tahun kemarin,” kata Kabag Kesra Setda Ogan Ilir, Hendra Wijaya, Jumat (20/3/2026).

Salat Ied akan diikuti seluruh unsur Forkopimda di Kabupaten Ogan Ilir.

Panitia Salat Ied menyiapkan seribu porsi makanan untuk jamuan bagi jamaah salat.

“Jadi baik dari pejabat maupun masyarakat umum bisa hadir,” ujar Hendra.

Setelah salat Ied, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar dan Wakil Bupati H. Ardani dijadwalkan menggelar open house di rumah dinas di Tanjung Senai.

“Dilanjutkan open house. Terbuka untuk umum,” ucap Hendra.

Bupati Panca Gelar Safari Ramadan di Masjid Mulkan Muhtar Muara Kuang Ogan Ilir

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar melaksanakan Safari Ramadan 1447 H di Masjid Mulkan Muhtar, Muara Kuang.

Panca beserta jajaran dan unsur Forkopimda tiba di Muara Kuang pada Kamis (5/3/2026) petang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama di kediaman tokoh masyarakat Muara Kuang H. Edison Mulkan.

Dalam sambutannya, Panca menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Muara Kuang atas terselenggaranya kegiatan Safari Ramadan yang menjadi sarana mempererat silaturahim antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Muara Kuang yang telah menyambut dengan baik kegiatan Safari Ramadhan ini,” ucap Panca melalui keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).

“Semoga kegiatan ini terus berlanjut sebagai wadah silaturahim antara pemerintah dan masyarakat,” imbuhnya.

Bupati Ogan Ilir juga menyampaikan berbagai program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Salah satunya terkait penguatan ketahanan pangan nasional.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program tersebut,” ucap Panca.

Pada kesempatan tersebut, Panca mewakili Pemkab Ogan Ilir menyerahkan bantuan berupa beras 500 kilogram.

Kemudian uang tunai jutaan rupiah, pendingin udara (AC) 10 unit dan jam digital.

“Kegiatan safari Ramadan akan terus dilaksanakan selama Ramadan di beberapa wilayah di Ogan Ilir,” kata Panca.

Pemkab Ogan Ilir Siapkan Penanggulangan Bencana Asap Akibat Karhutla, Kedepankan Upaya Pencegahan

Pemkab Ogan Ilir bersama seluruh stakeholder terkait menggelar rapat koordinasi (rakor).

Rapat tersebut sebagai upaya memperkuat sinergitas dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menekankan bahwa penanganan bencana asap tidak dapat dilakukan secara parsial.

Melainkan membutuhkan kerjasama yang solid dari seluruh pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan.

“Kita harus mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” kata Panca di kantor Bupati Ogan Ilir, Kamis (16/4/2026).

Selain itu, penanggulangan di lapangan harus dilakukan secara cepat dan terpadu agar api tidak meluas dan asap dapat diminimalisir.

Panca menyoroti bencana asap akibat karhutla dapat mengganggu berbagai sektor.

Mulai dari kesehatan akibat gangguan pernapasan, terganggunya aktivitas transportasi karena jarak pandang terbatas.

“Hingga potensi kerugian ekonomi seperti gagal panen dan distribusi bahan pokok,” ujar Panca.

Dalam rapat tersebut, BMKG menyampaikan bahwa wilayah Sumatera Selatan diprediksi akan memasuki musim kemarau mulai Mei hingga Juni 2026.

Dengan puncak kemarau terjadi pada Juli hingga Agustus.

Kondisi ini meningkatkan potensi terjadinya karhutla yang berdampak pada munculnya bencana asap.

Ada beberapa langkah penanggulangan yang disepakati dalam rakor.

Yakni mengedepankan upaya preventif melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Mengoptimalkan patroli terpadu di wilayah rawan hotspot secara rutin.

Membentuk dan mengaktifkan posko siaga karhutla di tingkat kecamatan dan desa.

Melibatkan perusahaan dalam penyediaan sarana prasarana serta tim penanggulangan.

Melakukan pemadaman dini secara cepat, termasuk koordinasi untuk bantuan pemadaman melalui udara apabila diperlukan.

“Melaksanakan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. Ini tupoksi Polri,” jelas Panca.

Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah dan menanggulangi bencana asap akibat karhutla di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

“Sehingga dampaknya dapat diminimalisir secara maksimal,” tutup Panca.

Bupati Panca Dukung Program BELIDA di Ogan Ilir, Inisiatif dari Polda Sumsel

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mendukung pelaksanaan program Bersih Lingkungan dan Asri atau BELIDA.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Terminal Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, pada Sabtu (28/2/2026) petang pukul 16.30.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Shandi Nugroho. Kegiatan diawali dengan menambal jalan di seputaran Terminal Timbangan.

Kemarin secara simbolis kami mengaplikasikan material ke lubang jalan yang ada di Jalinsum Indralaya-Prabumulih. Selanjutnya nanti pengerjaan akan dituntaskan oleh BPJN dan targetnya seluruh perbaikan rampung paling lambat H-10 Lebaran Idul Fitri mendatang,” kata Panca melalui keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026).

Dilanjutkannya, program BELIDA merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan gerakan Indonesia ASRI.

Di mana seluruh unsur Forkopimda bahu-membahu membersihkan dan merapikan lingkungan.

Tujuannya mengurangi volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan mengajak masyarakat mengurangi sampah dari sumbernya, memakai ulang barang dan mendaur ulang limbah.

Bupati Ogan ilir Soroti Warga Yang Lindungi Pengedar Saat Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Ogan Ilir Didominasi Narkotika

Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir memusnahkan barang bukti dari berbagai perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), Rabu (16/4/2026).

Kegiatan yang digelar di halaman kantor Kejari Ogan Ilir ini didominasi oleh barang bukti kasus narkotika.

Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar dalam keterangannya, menegaskan pentingnya upaya bersama untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Menurut Panca, salah satu kendala terbesar dalam pemberantasan narkoba adalah masih adanya masyarakat yang justru melindungi oknum pengedar.

Ia menyayangkan kondisi tersebut karena dapat menghambat penegakan hukum serta memperparah penyebaran narkotika.

“Yang sering kita dengar, banyak warga yang justru melindungi oknum pengedar narkoba. Ini menjadi kendala serius,” tegasnya.

Ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat lebih aktif memfasilitasi peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkoba.

Selain itu, Panca juga mengapresiasi kinerja Polres Ogan Ilir yang baru-baru ini berhasil menggagalkan peredaran sabu seberat 4 kilogram yang diduga akan diedarkan ke Kota Palembang. Ia menyebut wilayah Ogan Ilir kerap menjadi jalur transit peredaran narkoba dari luar provinsi.

Sementara itu, Kepala Kejari Ogan Ilir Arief Syafriyanto menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berasal dari periode September 2025 hingga April 2026.

Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil dari perkara narkotika dan tindak pidana umum yang telah diputus pengadilan.

“Pemusnahan ini merupakan pelaksanaan perintah hakim, sekaligus untuk memastikan barang bukti tidak dapat digunakan kembali atau disalahgunakan,” jelas Arief.

Ia mengungkapkan, dari total kasus yang ditangani, terdapat peningkatan persentase perkara narkotika. Pada tahun 2025, kasus narkotika mencapai 61 persen, sementara pada 2026 meningkat menjadi 67 persen.

Wabup Ardani Cek Ketersediaan-Harga Bahan Pokok di Pasar Pagi Indralaya

Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok penting serta memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani turun langsung melakukan pengecekan ke Pasar Indralaya.

Kegiatan ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok bahan pokok sekaligus memantau harga kebutuhan masyarakat agar tetap stabil di pasaran.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan di Pasar Indralaya, diketahui bahwa harga sejumlah bahan pokok masih relatif stabil dan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat juga masih mencukupi.

Dalam kesempatan tersebut, Ardani juga berdialog dengan para pedagang serta masyarakat yang sedang berbelanja.

Para pedagang diimbau agar tidak melakukan penimbunan barang yang dapat menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga di pasar.

Ardani menegaskan, apabila ditemukan adanya indikasi penimbunan barang kebutuhan pokok yang dapat merugikan masyarakat, maka pihak polisi tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas.

“Tentunya tindakan sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku,” kata Ardani yang juga didampingi Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, Jumat kemarin.

Pemerintah daerah bersama pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan.

“Sehingga kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri tetap terpenuhi dengan harga yang wajar,” ucap Ardani.

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi