OGAN ILIR – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terus mendorong terciptanya inovasi dalam pelayanan publik, termasuk di sektor kesehatan. Hal ini tercermin melalui Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026 kategori UPT Dinas Kesehatan, yang berhasil mengantarkan enam inovator terbaik masuk dalam enam besar dan memaparkan inovasi mereka di hadapan tim penilai, pada Jumat 23 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong aparatur pemerintah agar terus berkreasi, mengembangkan gagasan baru, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Enam inovasi yang berhasil masuk dalam enam besar tersebut berasal dari sejumlah puskesmas di Kabupaten Ogan Ilir, yakni:
1. PUTAR MAS YA – Puskesmas Indralaya, oleh Freydy Dwija Atmaja, SKM., M.Si., dan tim.
2. WAPA SUDAH DEWASA – Puskesmas Kerinjing, oleh apt. Fitria Utami, S.Farm., dan tim.
3. KAK LURA – Puskesmas Tanjung Batu, oleh Susmita, A.M.Kep.
4. SI GEMBUL PANDU – Puskesmas Sungai Lebung, oleh drg. Dian Anggraeni.
5. Ladeni K-Indera – Puskesmas Payaraman, oleh Wasiro, S.Keb., dan tim.
6. SADAR LAYA – Puskesmas Indralaya, oleh Novi Irawati, A.Md. RMIK, dan tim.
Dalam tahapan paparan, para inovator diberikan kesempatan untuk menjelaskan gagasan, keunggulan, manfaat, serta potensi pengembangan inovasi yang mereka usung. Tahapan ini menjadi bagian penting bagi tim penilai dalam melihat nilai tambah dan peluang penerapan inovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir diharapkan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan inovasi daerah, baik melalui pembinaan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, maupun fasilitasi penerapan inovasi yang terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dukungan tersebut penting agar inovasi yang dihasilkan tidak berhenti pada perlombaan semata, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan, dievaluasi efektivitasnya, serta dikembangkan menjadi praktik pelayanan publik yang memberikan dampak nyata.
Selain menjadi ajang kompetisi, Lomba Inovasi Daerah juga merupakan momentum untuk membangun budaya kerja yang kreatif dan adaptif di lingkungan pemerintahan. Melalui kompetisi ini, setiap perangkat daerah diharapkan semakin terpacu menghadirkan terobosan yang mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat.
Apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada enam inovator beserta seluruh tim atas dedikasi, kreativitas, dan komitmen mereka dalam mengembangkan inovasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Ogan Ilir.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif para inovator, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Ogan Ilir terus meningkat, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang semakin mudah, efektif, dan berkualitas.
Pemkab Ogan Ilir diharapkan terus memperkuat ekosistem inovasi daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.