AGUNG POST NEWS

18 April 2026

Bupati Ogan ilir Soroti Warga Yang Lindungi Pengedar Saat Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Ogan Ilir Didominasi Narkotika

Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir memusnahkan barang bukti dari berbagai perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), Rabu (16/4/2026).

Kegiatan yang digelar di halaman kantor Kejari Ogan Ilir ini didominasi oleh barang bukti kasus narkotika.

Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar dalam keterangannya, menegaskan pentingnya upaya bersama untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Menurut Panca, salah satu kendala terbesar dalam pemberantasan narkoba adalah masih adanya masyarakat yang justru melindungi oknum pengedar.

Ia menyayangkan kondisi tersebut karena dapat menghambat penegakan hukum serta memperparah penyebaran narkotika.

“Yang sering kita dengar, banyak warga yang justru melindungi oknum pengedar narkoba. Ini menjadi kendala serius,” tegasnya.

Ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat lebih aktif memfasilitasi peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam memberikan edukasi tentang bahaya narkoba.

Selain itu, Panca juga mengapresiasi kinerja Polres Ogan Ilir yang baru-baru ini berhasil menggagalkan peredaran sabu seberat 4 kilogram yang diduga akan diedarkan ke Kota Palembang. Ia menyebut wilayah Ogan Ilir kerap menjadi jalur transit peredaran narkoba dari luar provinsi.

Sementara itu, Kepala Kejari Ogan Ilir Arief Syafriyanto menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berasal dari periode September 2025 hingga April 2026.

Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil dari perkara narkotika dan tindak pidana umum yang telah diputus pengadilan.

“Pemusnahan ini merupakan pelaksanaan perintah hakim, sekaligus untuk memastikan barang bukti tidak dapat digunakan kembali atau disalahgunakan,” jelas Arief.

Ia mengungkapkan, dari total kasus yang ditangani, terdapat peningkatan persentase perkara narkotika. Pada tahun 2025, kasus narkotika mencapai 61 persen, sementara pada 2026 meningkat menjadi 67 persen.

Wabup Ardani Cek Ketersediaan-Harga Bahan Pokok di Pasar Pagi Indralaya

Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok penting serta memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani turun langsung melakukan pengecekan ke Pasar Indralaya.

Kegiatan ini dilakukan guna memastikan ketersediaan stok bahan pokok sekaligus memantau harga kebutuhan masyarakat agar tetap stabil di pasaran.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan di Pasar Indralaya, diketahui bahwa harga sejumlah bahan pokok masih relatif stabil dan ketersediaan barang kebutuhan masyarakat juga masih mencukupi.

Dalam kesempatan tersebut, Ardani juga berdialog dengan para pedagang serta masyarakat yang sedang berbelanja.

Para pedagang diimbau agar tidak melakukan penimbunan barang yang dapat menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga di pasar.

Ardani menegaskan, apabila ditemukan adanya indikasi penimbunan barang kebutuhan pokok yang dapat merugikan masyarakat, maka pihak polisi tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas.

“Tentunya tindakan sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku,” kata Ardani yang juga didampingi Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, Jumat kemarin.

Pemerintah daerah bersama pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan.

“Sehingga kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri tetap terpenuhi dengan harga yang wajar,” ucap Ardani.

Momen Idul Fitri 1447 H, Bupati Panca Ajak Masyarakat Ogan Ilir Perkuat Silaturahim dan Persatuan

Bupati Panca Wijaya Akbar mengajak masyarakat Ogan Ilir semakin mempererat silaturahim dan memperkuat persatuan.

Hal itu disampaikan Panca usai salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Agung An Nur, Sabtu (21/3/2026) pagi.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Ogan Ilir. Minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” buka Panca.

Pada kesempatan tersebut, Panca melaksanakan salat Ied bersama seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat umum.

Tak lupa orang nomor satu di Ogan Ilir mengajak istri tercinta, Mikhailia Tikha Alamsjah dan sang buah hati, Ashaline Tsamara Wijaya.

“Untuk seluruh masyarakat Ogan Ilir agar menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang mempererat silaturahim dan memperkuat persatuan,” kata Panca melanjutkan pesannya.

Idul Fitri adalah momentum untuk kembali fitrah, mempererat silaturahim, serta mengimplementasikan nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemudian kita semua harus saling menghormati dalam menyikapi perbedaan yang ada. Dan menjadikannya sebagai bagian dari keberagaman yang membawa keberkahan,” pesan Panca.

28 Maret 2026

IKPM OKI Yogyakarta Audiensi Dengan Bupati, Dorong Dukungan Program hingga Revitalisasi Asrama

Kayuagung, "Ap-News" Online
IKATAN Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Ogan Komering Ilir (IKPM OKI) Yogyakarta melakukan audiensi dengan Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki, SE., MSi., dalam rangka silaturahmi dan diskusi mengenai program kerja organisasi ke depan, pada hari Jum’at (27-3), di Ruang Rapat Bupati. 
Audiensi tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Ir. Man Winardi, M.T., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten OKI Adi Yanto, SPd., MSi., Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten OKI Farlidena Burniat, SE., MM., serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten OKI H. Irawan Sulaiman, S.Sos., M.Si. 

Dalam audiensi tersebut, Ketua IKPM OKI Yogyakarta, M. Rahman Aria Pratama, menyampaikan agenda organisasi selama dua tahun kepengurusan ke depan, yang meliputi pelantikan pengurus sebagai bentuk legalitas organisasi, pelaksanaan seminar dan diskusi yang akan dikolaborasikan dalam kegiatan malam keakraban (makrab), serta penyelenggaraan KabOKI Cup dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten OKI. 


Selain itu, turut dibahas rencana pengelolaan aset tanah milik Pemerintah Kabupaten OKI yang diharapkan dapat dikelola bersama IKPM Sumatera Selatan. Hal ini bertujuan agar IKPM OKI Yogyakarta memiliki sumber pendapatan mandiri guna menunjang keberlangsungan program kerja organisasi. 
Dalam sambutannya, M. Rahman Aria Pratama menyampaikan harapan mahasiswa OKI yang berada di Yogyakarta agar pemerintah daerah dapat memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun materil, terhadap seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan. Ia juga berharap agar pelantikan kepengurusan dapat dilakukan secara langsung oleh pemerintah daerah sebagai bentuk pengakuan dan legalitas organisasi.
Lebih lanjut M Rahman Aria P menyampaikan terkait kondisi gedung asrama yang saat ini cukup memperihatinkan, 


dari 20 kamar hanya 10 kamar yang layak huni, padahal dengan keberadaan asrama tersebut sangat membantu pelajar dan mahasiswa asal Ogan Komering Ilir, hal ini menjadi dasar agar revitalisasi gedung asrama kaboki dapat di segerakan mengingat asrama kaboki merupakan asrama daerah luar Jawa tertua di Yogyakarta, M Rahman menambahkan, Selain itu terdapat aset Kabupaten Ogan Komering Ilir yang ada di Yogyakarta yaitu Balai Sriwijaya yang selama ini berdiri di atas lahan milik Kabupaten Ogan Komering Ilir tetapi Balai Sriwijaya tersebut di huni dan kelola oleh IKPM Sumatera Selatan dengan kejadian ini aset Kabupaten Ogan Komering Ilir Di kelola oleh Provinsi tanpa melibatkan IKPM Ogan Komering Ilir
Selain itu Dewan Penasehat IKPM OKI Dandi Alfaridzi mengharapkan kepada pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir kedepan agar Balai Sriwijaya dapat di jadikan Asrama Putri Kabupaten Ogan Komering Ilir mengingat menurut informasi bahwa Pemerintah Provinsi sudah memiliki lahan sendiri. 


Menanggapi hal tersebut, Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memiliki solusi terkait permasalahan asrama mahasiswa, yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan dan diharapkan dapat segera terealisasi pada tahun ini melalui program revitalisasi asrama. 
Lebih lanjut, Bupati juga mempersilakan IKPM OKI Yogyakarta untuk menyampaikan proposal kegiatan secara resmi melalui surat, agar pemerintah daerah dapat menindaklanjuti dan memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Terkait rencana pengelolaan aset bersama, Bupati juga mendorong agar segera diajukan secara tertulis sehingga dapat diproses lebih lanjut, dengan harapan IKPM OKI Yogyakarta dapat memiliki sumber pemasukan mandiri di masa mendatang.(ril ikpm oki)

09 Maret 2026

Tiga Qori Internasional Ikuti Haflah Mengaji LPTQ Sumsel



Palembang, AP- News Online
Kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masa bakti 2025 - 2029, 3 Maret 2026 dilantik Gubernur Dr H Herman Deru, SH, MM di Griya Agung, Palembang. Setelah dilantik kegiatan perdana LPTQ Sumsel yang diketuai H Ahmad Iskandar Zulkarnaen, Lc, M.Ag adalah menggelar haflah mengaji tiga qori juara nasional dan internasional. Mereka adalah H Darwin Hasibuan, Ahmad Khairi Novandra, SH, dan M Ridwan Fauzi, M. Pd. 

Haflah mengaji tersebut digelar di Griya Agung, Rumah Dinas Gubernur Sumsel, selepas sholat Isya dan Tarawih yang diimami M Ridwan Fauzi. 

Acara ini dihadiri oleh Direktur Penais Kemenag RI, Dr H Muchlis M Hanafi, Kasubdit MTQ dan Al-Hadits, Dr H Ahmad Rizal Rangkuty, Kakanwil Kemenag Sumsel, Dr H Sya fitri Irwan, Karo Kesra Sumsel, Dr H Sunarto, Ketua Harian LPTQ Sumsel, H Ahmad Iskandar Zulkarnaen beserta para pengurus LPTQ lainnya. 

Selain itu juga hadir Kepala Baznas Sumsel, para Kakan Kemenag se Sumsel, serta para santri dan undangan lainnya. 

Para qori nasional dan internasional yang tampil, menunjukkan kemampuannya yang luar biasa, yang menunjukkan bahwa mereka memang pantas juara baik di tingkat nasional maupun internasional. 

Penampilan mereka mendapat apresiasi dari hadirin yang hadir. Penampilan mereka memang berkelas, baik dinilai dari lagu dan suara, tajwid maupun dari sisi fashaha. 

Menurut H Ahmad Iskandar Zulkarnaen yang didampingi Sekretaris LPTQ Sumsel, Khomsun Isnanto, S. Ag, M. Si dan Kabid ITPubdok, Drs H Iklim Cahya, MM, haflah qori internasional ini merupakan program Kemenag RI yang bekerjasama dengan LPTQ Sumsel. Selain  juga di support baik oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru, maupun oleh Kakanwil Kemenag Sumsel, H Syafitri Irwan dan Jajarannya. 

Untuk itu Iskandar mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Kemenag RI khususnya Direktorat Penais, Pemprov Sumsel, maupun Kanwil Kemenag Sumsel. 

Selain itu pada tanggal 4 Maret 2026, dilakukan kunjungan ke Kampus Universitas Al-Quran Al-Ittifaqiah (UQI) di Indralaya, Ogan Ilir. 

Di kampus universitas Al-Quran pertama di luar Jawa ini, dilaksanakan kuliah Umum Direktur Penais Kemenag RI, Dr H Muchlis M Hanafi, selain kegiatan Juara MTQ Road to Nusantara Sumatera Selatan 2026,  bersama  H Darwin Hasibuan, Ahmad Khairi Novandra, SH dan M Fauzi Ridwan, M. Pd.

Di acara yang dihadiri para mahasiswa UQI dan santri Ponpes Al-Ittifaqiah ini, tampilan tiga qori level internasional ini juga mendapat apresiasi yang luar biasa. Ketiganya juga sempat berbagi pengalaman tentang latar belakang mereka sehingga akhirnya menjadi juara di tingkat nasional dan internasional. Mereka bercerita tentang kesungguhan, sikap disiplin, serta tak lelah untuk berguru kepada ahlinya. 

Hadir juga pada acara tersebut Mudir Ponpes Al-Ittifaqiah, Drs KH Mudrik Qori, MA, Rektor UQI, Dr Hj Muyassaroh, serta para ustad/ustadzah pengajar di kampus tersebut. 

KH Mudrik Qori yang juga pernah menjadi Ketua Harian LPTQ Sumsel, sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena menjadi motivasi bagi para santri dan mahasiswa. ( ist/ica)

08 Maret 2026

Tiga Qori Internasional Ikuti Haflah Mengaji LPTQ Sumsel


Palembang, "AP- News" Online
KEPENGURUSAN, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masa bakti 2025 - 2029, 3 Maret 2026 dilantik Gubernur Dr H Herman Deru, SH, MM di Griya Agung, Palembang. Setelah dilantik kegiatan perdana LPTQ Sumsel yang diketuai H Ahmad Iskandar Zulkarnaen, Lc, M.Ag adalah menggelar haflah mengaji tiga qori juara nasional dan internasional. Mereka adalah H Darwin Hasibuan, Ahmad Khairi Novandra, SH, dan M Ridwan Fauzi, M. Pd. Haflah mengaji tersebut digelar di Griya Agung, Rumah Dinas Gubernur Sumsel, selepas sholat Isya dan Tarawih yang diimami M Ridwan Fauzi. 

Acara ini dihadiri oleh Direktur Penais Kemenag RI, Dr H Muchlis M Hanafi, Kasubdit MTQ dan Al-Hadits, Dr H Ahmad Rizal Rangkuty, Kakanwil Kemenag Sumsel, Dr H Sya fitri Irwan, Karo Kesra Sumsel, Dr H Sunarto, Ketua Harian LPTQ Sumsel, H Ahmad Iskandar Zulkarnaen beserta para pengurus LPTQ lainnya. 
Selain itu juga hadir Kepala Baznas Sumsel, para Kakan Kemenag se Sumsel, serta para santri dan undangan lainnya. 
Para qori nasional dan internasional yang tampil, menunjukkan kemampuannya yang luar biasa, yang menunjukkan bahwa mereka memang pantas juara baik di tingkat nasional maupun internasional. 
Penampilan mereka mendapat apresiasi dari hadirin yang hadir. Penampilan mereka memang berkelas, baik dinilai dari lagu dan suara, tajwid maupun dari sisi fashaha. 


Menurut H Ahmad Iskandar Zulkarnaen yang didampingi Sekretaris LPTQ Sumsel, Khomsun Isnanto, S. Ag, M. Si dan Kabid ITPubdok, Drs H Iklim Cahya, MM, haflah qori internasional ini merupakan program Kemenag RI yang bekerjasama dengan LPTQ Sumsel. Selain  juga di support baik oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru, maupun oleh Kakanwil Kemenag Sumsel, H Syafitri Irwan dan Jajarannya. 
Untuk itu Iskandar mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Kemenag RI khususnya Direktorat Penais, Pemprov Sumsel, maupun Kanwil Kemenag Sumsel. Selain itu pada tanggal 4 Maret 2026, dilakukan kunjungan ke Kampus Universitas Al-Quran Al-Ittifaqiah (UQI) di Indralaya, Ogan Ilir. 

foto lepas kunjungan Kapolri ke Ogan Ilir kemarin.

Di kampus universitas Al-Quran pertama di luar Jawa ini, dilaksanakan kuliah Umum Direktur Penais Kemenag RI, Dr H Muchlis M Hanafi, selain kegiatan Juara MTQ Road to Nusantara Sumatera Selatan 2026,  bersama  H Darwin Hasibuan, Ahmad Khairi Novandra, SH dan M Fauzi Ridwan, M. Pd.
Di acara yang dihadiri para mahasiswa UQI dan santri Ponpes Al-Ittifaqiah ini, tampilan tiga qori level internasional ini juga mendapat apresiasi yang luar biasa. Ketiganya juga sempat berbagi pengalaman tentang latar belakang mereka sehingga akhirnya menjadi juara di tingkat nasional dan internasional. Mereka bercerita tentang kesungguhan, sikap disiplin, serta tak lelah untuk berguru kepada ahlinya. Hadir juga pada acara tersebut Mudir Ponpes Al-Ittifaqiah, Drs KH Mudrik Qori, MA, Rektor UQI, Dr Hj Muyassaroh, serta para ustad/ustadzah pengajar di kampus tersebut. 


KH Mudrik Qori yang juga pernah menjadi Ketua Harian LPTQ Sumsel, sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena menjadi motivasi bagi para santri dan mahasiswa. (ica)

22 Februari 2026

Santuni Anak Yatim Tandai Pengolahan Lahan Pertanian Terpadu


Indralaya, AP-News.

MENANDAI dimulainya pengelolaan lahan pertanian seluas 6 ha di Jalan Sarjana Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, yang merupakan milik Keluarga  dr H Restu  Iman, KKV, Finasim, Sabtu 21 Februari 2026, dilaksanakan pemberian santunan kepada 33 anak yatim dari beberapa desa di Kecamtan Indralaya dan Indralaya Utara. Menurut dr Restu Iman, lahan yang dibeli sekitar tahun 1973 ini, semula direncanakan untuk membangun perumahan (estate), tapi kemudian dirubah dengan lebih memikirkan sebagai amal jariah untuk tabungan di akhirat kelak. Lahan ini akan dijadikan lokasi pertanian terpadu, serta di bangun sekolah berbasis agama, yang tahap  awal akan dibangun Rumah Tahfiz. Untuk mengelolanya akan melibatkan masyarakat yang memiliki jiwa untuk bertani. Juga akan menampung anak-anak, terutama dari keluarga yang terlibat mengelola lahan serta juga anak-anak sekitar lahan. 

"Saya kepingin  di lahan ini terlihat tanaman palawija yang subur dan beragam. Ada ternak ayam, ternak kambing, sapi, juga ikan. Lalu usaha ini menjadi sumber ekonomi yang  mengelolanya, juga utk kebutuhan santri. Dan usaha ini bisa menjadi percontohan bagi masyarakat, " ujar dokter Iman. 
Acara ini juga diisi istiqoshah yang dipimpin Ust Dr Zainal Abidin, dan tausiyah oleh KH Nurhasan, Ketua MUI Ogan Ilir. Hadir juga Bunda Berta Restu Iman, Ketua RT 13, Herman, ust Roseviem alias Tete, Ardha Munir , Umi Rosyida, Iklim Cahya, Suwandi dan lainnya. Juga hadir 33 anak yatim, pembimbing dan ada orang tuanya yang masih hidup. 

Saat ini kendati belum maksimal di lahan ini sudah ada tanaman palawija, ternak ayam, kambing dan ikan. Untuk mengelola lahan tersebut menjadi pertanian terpadu dipercayakan kepada Ust Roseviem (Tete), yang dikontrol langsung oleh Dr Iman dan Ardha Munir. 
Dr Restu Iman berharap, dalam waktu tidak terlalu lama, lahan tersebut sudah produktif. (ica)

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi