AGUNG POST NEWS

25 Mei 2025

Usai Viral Calon Suami Menghilang Gegara Mahar, Calon Pengantin Wanita di Ogan Ilir Akhirnya Klarifikasi

Ogan Ilir "Ap News" Online Beberapa hari lalu, jagat media sosial dihebohkan dengan informasi hilangnya calon pengantin pria di Desa Kandis 2 Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir.

Hilangnya pengantin pria ini, diduga lantaran tidak sanggup memenuhi permintaan sang calon pengantin wanita berupa 3 suku emas dan uang Rp 50 juta.

Namun, informasi tersebut buru-buru diklarifikasi oleh sang calon pengantin wanita, Lilis Adelia, asal Desa Kandis 2, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut wanita 28 tahun ini, dirinya tidak mematok uang mahar pernikahan sebesar Rp 50 juta, akan tetapi dirinya mematok uang mahar sebesar Rp 10 juta

"Padahal uang yang disepakati kedua belah pihak, hanya Rp 10 juta. Kok ada yang bilang Rp 50 juta dan saya kaget," terang Adel, Minggu, 25 Mei 2025.

Kendati membantah uang mahar pernikahan Rp 50 juta, namun Adelia tidak membantah permintaan 3 suku emas terhadap sang calon pengantin pria. 

Ditambahkan Adel, gara-gara permasalahan ini, dirinya pun telah memutuskan untuk membatalkan rencana pernikahan dengan sang kekasih bernama Budi tersebut. 
"Saya putuskan pernikahan batal. Orang tuanya (Budi) juga sudah tahu," tegas Adel.

Dalam kesempatan tersebut, Adel pun menceritakan hal ihwal hebohnya pemberitaan terkait sang kekasih yang disebut menghilang lantaran tidak sanggup memenuhi mahar permintaan sang wanita. 

Mulanya, Adel menerima laporan dari warga bahwa calon suami yang dicintainya tersebut hanyut di Sungai Ogan wilayah Kandis pada Kamis, 22 Mei 2025 malam.

Padahal, Jumat keesokannya dijadwalkan acara lamaran di kediaman Adel. Mendapat kabar tersebut, Adel mengaku sangat syok dan sedih.

"Saya nangis, ngamuk malam itu. Sedih sekali rasanya," papar Adel. 

Kesedihan yang dialami Adel, ternyata tidak berhenti disitu setelah keesokan harinya Adel mendapat informasi kalau calon suaminya itu ternyata sedang berada di rumahnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Namun, perasaan Adel tetap tak nyaman karena beredar di media sosial kalau calon suaminya pura-pura hanyut di sungai, karena tak sanggup memenuhi mahar.
Kabar miring ini pun menyebar luas di medsos, dan Adel mengaku mendapat cemoohan serta berbagai komentar negatif dari warganet.

"Saya merasa dirugikan akibat adanya informasi ini," tutupnya.(cal/ap)

Temukan Anak Jalanan, Unit Patroli Polsek Tanjung Batu Beri Imbauan Dan Motivasi

Ogan Ilir, "Ap News" Online Unit patroli Polsek Tanjung Batu berhasil menemukan sejumlah anak jalanan yang berada di wilayah hukum Kecamatan Tanjung Batu. 

Dalam kegiatan patroli rutin pada Sabtu, 24 Mei 2025 pukul 16.00 WIB, personel patroli mengamankan tiga orang jalanan yang selama ini meresahkan masyarakat sekitar.

Adapun identitas orang jalanan yang diamankan adalah:

Asep Purnomo, usia 30 tahun, alamat Pakjo, Palembang

Dedi Wijaya, usia 32 tahun, alamat Tangga Buntung, Palembang

M. Rezaldi, usia 28 tahun, alamat Desa Belilas, Kecamatan Belilas, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.
Sebagai bentuk kepedulian dan upaya menjaga ketertiban, personel Polsek memberikan himbauan agar orang jalanan tersebut tidak melakukan kegiatan negatif yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat. 

Selain itu, mereka juga diberikan siraman rohani untuk membangkitkan motivasi dan kesadaran agar kembali ke jalan yang benar.
Kapolsek Tanjung Batu, IPTU Dr. Syaparudin Aqso, S.H., M.Si., CPHR., CHT menyatakan bahwa tindakan ini merupakan upaya Polsek dalam menjaga harkamtibmas sekaligus pembinaan terhadap orang jalanan agar tidak kembali melakukan perilaku yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.(cal/ap)

24 Mei 2025

Diduga Tak Sanggup Penuhi Permintaan Calon Istri Emas 3 Suku & Uang Rp 50 Juta , Pria di Ogan Ilir Menghilang

Ogan Ilir, "Ap News" Online Calon pengantin pria di Desa Kandis 2 Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir, sukses membuat warga panik pada Kamis malam, (22-05)

Betapa tidak, calon pengantin pria berinisial "B" tersebut, sempat dikira warga jatuh ke Sungai Ogan yang ada di Desa Kandis tersebut saat pamit hendak buang air. 

Berdasarkan informasi dari warga, hilangnya "B" saat pamit ke sungai membuat warga setempat panik dan langsung melakukan pencarian di sungai

"Sejumlah warga bahkan langsung terjun ke sungai untuk melakukan pencarian," ujar Ari, salah seorang warga, Jumat kemarin.

Menurut Ari, dugaan warga terhadap hilangnya inisial "B" di Sungai Ogan sangat masuk akal. Pasalnya, Budi sempat meninggalkan sandalnya di jamban sungai. 

"Jadi seolah-olah, dia ini jatuh ke sungai. Makanya, warga bahkan sampai terjun ke sungai untuk mencarinya," paparnya. 
Hilangnya calon pengantin pria di Sungai Ogan Desa Kandis ini, akhirnya membuat warga Desa Kandis 1 dan Desa Kandis 2 menjadi heboh bukan kepalang. 

Bahkan, informasi hilangnya "B" ini pun viral di media sosial Facebook. Setelah berbagai upaya dilakukan untuk menemukan Budi, ternyata usaha warga tak juga membuahkan hasil. 

Sampai akhirnya, warga pun mendapatkan informasi bahwa "B" ternyata sedang berada di kampung halamannya di Ogan Komering Ilir (OKI).

Merasa telah dibohongi, wargapun akhirnya mengadukan permasalahan ini ke Polsek Rantau Alai yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Kandis.

Kapolsek Rantau Alai, IPTU Agus Masyudhi, membenarkan adanya pengaduan dari masyarakat Desa Kandis, terkait kebohongan "B" yang telah meresahkan warga. 

"Warga merasa marah, karena telah dibuat panik dan resah oleh peristiwa tersebut. "B" rencananya akan melamar kekasihnya berinisial "A" yang merupakan warga Desa Kandis 2," jelasnya. 

Menurut Kapolsek, sebelum peristiwa menghebohkan tersebut, "B" sempat nongkrong bersama rekannya lalu pamit ke sungai.

Namun "B" tak kunjung kembali hingga warga heboh dan sempat mengira pria itu hanyut di sungai.

Kapolsek menuturkan, akibat peristiwa tersebut muncul kekhawatiran "B" bakal menjadi bulan-bulanan warga.

"Kami berharap kepada warga untuk menyerahkan permasalahan ini kepada polisi. Mohon kiranya agar masyarakat juga tidak terprovokasi," imbaunya. 
Sementara itu, berdasarkan informasi yang tersebar di media sosial Facebook, dan dikutip "ap news" dari halaman website media sumeks.com, dugaan sementara kaburnya "B" untuk kembali ke kampung halamannya di OKI, lantaran tidak bisa menyanggupi keinginan sang calon pengantin wanita.
"Dax sanggup ngohke pintean betinenye mas 3 suku duit 50 JT," tulis pemilik akun Facebook @Triss Malby.(cal/ap)

Perkara Cari Katak di Sawah. Warga Sukananti Ogan Ilir Dianiaya Dan Diancam Senpi oleh Oknum Kades

Ogan Ilir, "Ap News" Online Dua orang warga di Desa Sukananti, Kecamatan Rantau Alai, Ogan Ilir, dianiaya dan diancam menggunakan senjata api oleh oknum kepala desa.

Kronologinya, ada empat orang warga mencari katak di persawahan wilayah Desa Sukananti.

Tiba-tiba datang oknum kepala desa berinisial E yang membawa senjata api dan membentak keempat orang tersebut.

Dua dari empat orang itu melarikan diri, sementara dua orang lainnya dipukul oleh E di bagian kepala.

Kedua orang yang dianiaya yakni Ardani (40 tahun) dan Zamadi (25 tahun).

Orang tua Ardani, Badarudin mengungkapkan, terdengar suara letusan senjata api di lokasi persawahan tersebut.

“Teman anak saya yang ikut dipukul, bilang kalau si E itu melepaskan tembakan ke udara. Orang di sekitar lokasi juga mendengar suara tembakan,” kata Badarudin kepada wartawan di Indralaya, Jumat (23/5/2025).

Badaruddin melanjutkan, berdasarkan keterangan saksi di lapangan, E lalu mengikat tangan kedua orang tersebut.

Keduanya lalu diserahkan ke Polsek Rantau Alai dan selanjutnya dibawa ke Polres Ogan Ilir.

“Jadi si kades itu yang membawa anak kami ke kantor polisi,” ujar Badarudin.

Pria 70 tahun ini mengaku tak tahu mengapa anaknya dianiaya oleh oknum kepala desa itu.

“Kami sudah terima informasinya. Semua pihak yang terlibat dalam perkara ini sedang diperiksa,” kata Ilham dihubungi terpisah.(cal/ap)




23 Mei 2025

Semakin Dipercaya Masyarakat, Pintu Rolling Terkunci, Warga Ini Lapor ke Damkar

"Ap News" Online – Sebuah insiden terjadi di kawasan Kenaga ll Kota Lubuklinggau, di mana pintu rolling terkunci dari dalam. Hal ini membuat beberapa orang tidak bisa masuk ke dalam, dikutip "Ap News" dari unggahan medsos lubuklinggauviral, Jumat  (23-05).

Mendapatkan laporan dari warga yang terjebak, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Lubuklinggau langsung merespons dengan mengirimkan tim Regu Rescue untuk membuka pintu yang terkunci.
Tim Damkar bergerak cepat untuk memastikan keadaan aman dan membantu mengatasi masalah ini. Saat ini, petugas Damkar langsung ke lokasi untuk menyelesaikan masalah tersebut .

Tampak dalam unggahan medsos tersebut, para petugas damkar berhasil membuka Pintu Rolling Terkunci.(ap/news)

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi